Minggu, 12 Juli 2020

GELOMBANG DAN BUNYI


Gelombang dan Bunyi
PISAV ( PENERPAN INSTALASI SISTEM AUDIO VIDEO)
Mengapa Gelombang dan Bunyi di pelajarai dalam mata pelajara PISAV
Karena dalam instalasi system AUDIO dan VIDEO salah  satu outputnya adalah Bunyi  baik itu pengkat audio penguat atau Amflifier, maupun peralatan elektronika lain yang outpunya bunyi .Nanti bentuk gelombang ini dapat di amati pada alat ukur yang di namakan osciloskopBaik kita mulai membahas tentang bunyi dan gelombang
Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita tidak asing dengan adanya bunyi-bunyi di sekitar kita. Beberapa ada yang mengganggu seperti alarm di pagi hari. Berkat adanya suara alarm, kita yang sedang pulas-pulasnya tertidur bisa jadi terganggu dan terbangun.
Seringkali kita pun melawan dan merasa risih sehingga mengganti ke mode lain. Ketika handphone diubah menjadi mode getar pun akan tetap menghasilkan suara dari getarannya. Kira-kira kenapa bisa ada bunyi-bunyi yang bisa kita dengarkan?
Sebenarnya, yang mengganggu bukan hanya bunyi alarm di pagi hari. Melainkan semua bunyi itu sebenarnya dihasilkan dari hal yang mengganggu. Mungkin kita sebagai yang mendengarkan hanya terganggu oleh beberapa bunyi saja. Tapi, bunyi ini pada dasarnya adalah dihasilkan dari getaran yang mengganggu atau menggetarkan udara yang ada di sekitarnya. 
Gangguan tersebut merambat hingga menggetarkan gendang telinga dan hasilnya adalah bunyi yang kita dengar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bunyi merupakan getaran yang merambat.
Gelombang secara umum adalah sesuatu yang muncul karena adanya kejadian yang mengganggu ketenangan. Misalnya seperti batu yang dicelupkan ke air yang tenang di gelas. Batu tersebut menghasilkan sebuah gangguan sehingga menghasilkan gelombang air yang merambat menjauhi sumber gangguannya hingga menyentuh dinding gelas. Jadi, pada dasarnya gelombang adalah gangguan yang merambatkan energi melalui sebuah medium. 
Sehingga dapat disimpulkan pula bahwa bunyi termasuk ke dalam gelombang. Gelombang bunyi adalah gelombang longitudinal yang merambat searah dengan arah getaran. Gelombang bunyi merambat dengan cara merapatkan dan merenggangkan udara atau medium disekitarnya.
Bunyi memerlukan medium agar dapat merambat dan bisa terdengar. Udara merupakan medium yang paling umum digunakan. Seperti saat kamu berbicara dengan teman kamu. Suara yang kamu keluarkan itu awalnya dari pita suara yang menggetarkan udara di sekitarnya. 

Lalu, getaran tersebut merambat hingga akhirnya diterima oleh telinga teman kamu sebagai lawan bicara dan akhirnya teman kamu bisa menangkap bunyi atau suara yang kamu keluarkan. 
Tapi, bukan berarti udara hanyalah satu-satunya medium yang bisa menghantarkan suara. Benda padat dan cair pun dapat menjadi medium. Semakin rapat medium semakin cepat pula bunyi dapat merambat.
Apabila kamu sedang menonton Youtube dan memainkan video dari salah satu penyanyi favorit memainkan lagu terbaiknya. Kamu akan terkesima ketika mendengar betapa indahnya lantunan bunyi yang keluar dari mulut sang penyanyi.
Bunyi tersebut bisa terdengar indah karena adanya nada. Nada adalah bunyi teratur yang memiliki satu frekuensi. Tinggi rendahnya nada tergantung pada besar kecilnya frekuensi bunyi. Jadi, semakin sering udara digetarkan, semakin tinggi frekuensi gelombang bunyinya, dan semakin tinggi nadanya.
Pada umumnya manusia dapat mendengarkan dan menghasilkan bunyi di rentang frekuensi audiosonik yaitu 20-20000 Hz. Gajah dan hiu merupakan contoh hewan-hewan yang bisa mendengar suara di bawah frekuensi 20 Hz yang disebut dengan infrasonik. Lalu frekuensi di atas 20000 Hz disebut dengan ultrasonik. Frekuensi ultrasonik bisa didengar oleh hewan seperti kelelawar dan lumba-lumba. Bahkan beberapa spesies kelelawar menggunakan bunyi di frekuensi ultrasonik untuk melihat di daerah yang gelap. 

Suara dengan tingkat ultrasonik dikeluarkan oleh kelelawar. Gelombang bunyi yang dikeluarkan oleh kelelawar menghasilkan pantulan yang dapat didengar kembali sehingga benda-benda yang ada di hadapannya terdeteksi dan diketahui letaknya. Kemampuan ini disebut dengan ekolokasi yang dimanfaatkan juga oleh manusia melalui teknologi Sonar untuk mendeteksi kapal-kapal yang ada di laut.
Kamu bisa belajar lebih lengkap lagi tentang gelombang bunyi di aplikasi Pahamify. Di aplikasi Pahamify kamu bisa belajar lebih lanjut di mata pelajaran Fisika kelas XI IPA pada Bab Gelombang Bunyi mengenai sumber bunyi, bagaimana menghitung cepat rambat bunyi pada medium tertentu, efek doppler dan pelayangan, bagaimana menentukan frekuensi pada sumber bunyi yang berbeda dan Intensitas dan taraf intensitas bunyi. 
Sifat Gelombang
1.      Pemantulan (Refleksi)
2.      Pembiasan( Refraksi(
3.      Difraksi( Pelenturan(
4.      Interferensi (Perpaduan)
5.      Resonansi
6.      Efek dofler
Pada gelombang bunyi akan memiliki beberapa sifat, yang dimana adalah sebagai berikut
1.      Medium dibutuhkan oleh gelombang bunyi untuk melakukan perambatan
2.      Pemantulan dibutuhkan oleh gelombang bunyi untuk menimbulkan suara gaung
3.      Pembiasan dibutuhkan gelombang bunyi sebagai contohnya adlaah petir malam akan terdengar lebih keras daripada siang hari
4.      Pelenturan dibutuhkan gelombang bunyi dikarenakan gelombang akan memiliki panjang dari gelombang ke dalam rentan jarak seperti sentimeter hingga menuju beberapa meter
5.      Perpaduan dibutuhkan gelombang bunyi sebagai mana cotnohnya adalah pada waktu dua macam bentuk loud speaker dan frekuensi dan amplitudo yang dimana sama maka akan menjadi bunyi yang menjadi sangatlah keras.
6.      Resonansi Peristiwa ikut bergetar nya benda lain akibat getaran sumber bunyi
7.      Efek dofler Efek Doppler merupakan peristiwa naik atau turunnya frekuensi gelombang bunyi yang terdengar penerima bunyi ketika sumber bunyi bergerak mendekat atau menjauh.
Gambar gelombang
 

-







 




Gelombang Longitudinal








Gelombang longitudional

RUMUS CEPAT RAMBAT GELOMBANG

 










Contoh  Cepat Rambat Gelombang

1. Tentukanlah frekuensi dan periode dari sebuah gelombang bunyi jika panjang gelombang
    nya adalah 20 meter dan cepat rambat bunyi nya 400 m/s ?

   
Jawab :

Di ketahui :
v = 400 m/s
λ  = 20 m

Di tanya : frekuensi dan  periode…?

Jawab :

Frekuensi :
v = Î» x f
f = v / λ
f = 400 m/s  / 20 m = 20 Hz
Periode :
v = Î» / T
T =  Î» / v
T = 20 m / 400 m/s = 1 / 20 sekon


Contoh Soal 2

Sebuah kapal mengukur kedalaman laut dengan menggunakan perangkat suara. Jika bunyi nya di tembakkan ke dasar laut, maka bunyi pantul akan di terima setelah 15 detik. Maka tentukanlah kedalaman laut tersebut jika cepat rambat bunyi adalah 2000 m/s ?

Jawab :

Di ketahui :
t  = 15 s
v = 2000 m/s

Di tanya : s…?

Jawab :

s = vt / 2 ( gelombang akan memantul dan kembali lagi ke kapal, jadi harus di bagi dengan angka 2 )
s = 2000 m/s x 15 s / 2 = 15.000 m

Contoh Soal 3

Gelombang merambat pada tali. Dalam waktu 0,5 detik terjadi 3 bukit dan 3 lembah gelombang. Jika jarak antara dua puncak gelombang 40 cm, cepat rambat gelombang adalah ….

A. 2,4 m/s
B. 1,2 m/s
C. 0,8 m/s
D.0,2 m/s

Diketahui:

t = 5 s
n = 3 gelombang (karena terjadi 3 bukit dan 3 lembah gelombang)
λ = 40 cm = 0,4 m

Ditanyakan: v = ….?

Jawaban:

f = n/t
f = 3/0,5 = 6 Hz
v = Î» . f
v = 0,4 . 6 = 2,4 m/s

Contoh Soal 4

Gelombang merambat pada air. Dalam 10 detik terjadi 5 gelombang. Jika jarak antara dua puncak gelombang 4 meter, cepat rambat gelombang adalah …
.
A. 2 m/s
B. 2,5 m/s
C. 20 m/s
D. 40 m/s

Diketahui:

t = 10 s
n = 5
λ = 4 m
Ditanyakan: v = ….?

Jawaban:

f = n/t
f = 5/10 = 0,5 Hz
v = Î» . f
v = 4 m . 0,5 Hz = 2 m/s


Setelah membaca modul tentang gelombang dan bunyi  coba ilustrasikan dengan kata kata gambar di bawah ini

Minimal satu gambar  3 baris  sampai 5 baris

 








































TUGAS DI KIRIMKAN KE     link tugas xi av






 

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar